Teya Salat
Change Language :

Hi, Guest!
MENU

Anda ingin Sehat Jasmani Sehat Finansial . . . ?
Jika musim demam
berdarah, pasti
“popularitas” jambu
biji membubung
tinggi. Padahal,
khasiat jambu biji
bukan hanya
menaikkan sel
darah putih, tapi lebih dari itu.
Jambu satu ini bahkan mampu
meredam diabetes mellitus,
maag, diare, sampai sakit kulit
dan masuk angin. Hebat sekali
ya?
Jambu Biji (Psidium guajava)
tersebar meluas sampai ke Asia
Tenggara termasuk Indonesia,
sampai Asia Selatan, India dan
Srilangka. Jambu biji termasuk
tanaman perdu dan memiliki
banyak cabang dan ranting;
batang pohonnya keras.
Permukaan kulit luar pohon
jambu biji berwarna coklat dan
licin. Apabila kulit kayu jambu biji
tersebut dikelupas, akan terlihat
permukaan batang kayunya
basah. Bentuk daunnya
umumnya bercorak bulat telur
dengan ukuran yang agak besar.
Bunganya kecil-kecil berwarna
putih dan muncul dari balik
ketiak daun. Tanaman ini dapat
tumbuh subur di daerah dataran
rendah sampai pada ketinggian
1200 meter diatas permukaan
laut. Pada umur 2-3 tahun
jambu biji sudah mulai berbuah.
Bijinya banyak dan terdapat
pada daging buahnya.
Jambu biji ini akrab juga dengan
nama psidium guajava (Inggris/
Belanda), Jambu klutuk,
Bayawas, tetokal, Tokal (Jawa);
Jambu klutuk, Jambu Batu
(Sunda), Jambu bender (Madura)
.
Komposisi: Buah, daun dan kulit
batang pohon jambu biji
mengandung tanin, sedang pada
bunganya tidak banyak
mengandung tanin. Daun jambu
biji juga mengandung zat lain
kecuali tanin, seperti minyak
atsiri, asam ursolat, asam
psidiolat, asam kratogolat, asam
oleanolat
, asam guajaverin dan vitamin.
Kandungan buah jambu biji (100
gr) – Kalori 49 kal – Vitamin A 25
SI – Vitamin B1 0,02 mg –
Vitamin C 87 mg – Kalsium 14
mg – Hidrat Arang 12,2 gram –
Fosfor 28 mg – Besi 1,1 mg –
Protein 0,9 mg – Lemak 0,3 gram
– Air 86 gram.
Manfaat:
Diabetes Mellitus. Bahan: 1
buah jambu biji setengah
masak. Cara membuat: buah
jambu biji dibelah menjadi
empat bagian dan direbus
dengan 1 liter air sampai
mendidih, kemudian disaring
untuk diambil airnya. Cara
menggunakan: diminum 2
kali sehari, pagi dan sore
Maag. Bahan: 8 lembar
daun jambu biji yang masih
segar. Cara membuat:
direbus dengan 1,5 liter air
sampai mendidih, kemudian
disaring untuk diambil
airnya. Cara menggunakan:
diminum 3 kali sehari, pagi,
siang dan sore.
Sakit Perut, diare dan
mencret . Bahan: 5 lembar
daun jambu biji, 1 potong
akar, kulit dan batangnya.
Cara membuat: direbus
dengan 1,5 liter air sampai
mendidih kemudian disaring
untuk diambil airnya. Cara
menggunakan: diminum 2
kali sehari pagi dan sore.
Diare pada bayi yang
masih menyusui . Bahan:
jambu biji yang masih muda
dan garam secukupnya.
Cara menggunakan:
dikunyah oleh ibu yang
menyusui bayi tersebut,
airnya ditelan dan ampasnya
dibuang.
Masuk Angin. Bahan: 10
lembar daun jambu biji yang
masih muda, 1 butir cabai
merah, 3 mata buah asam, 1
potong gula kelapa, garam
secukupnya. Cara membuat:
semua bahan tersebut
direbus bersama dengan 1
liter air sampai mendidih
kemudian disaring untuk
diambil airnya. Cara
menggunakan: diminum 2
kali sehari.
Beser (sering kencing)
berlebihan . Bahan: 1
genggam daun jambu biji
yang masih muda, 3 sendok
bubuk beras yang digoreng
tanpa minyak (sangan =
Jawa). Cara membuat: kedua
bahan tersebut direbus
bersama dengan 2,5 gelas
air sampai mendidih hingga
tinggal 1 gelas kemudian
disaring. Cara
menggunakan: diminum tiap
3 jam sekali 3 sendok
makan.
Prolapsisani. Bahan: 1
genggam daun jambu biji, 1
potong kulit batang jambu
biji. Cara membuat: direbus
bersama dengan 2 gelas air
sampai mendidih, kemudian
disaring untuk diambil
airnya. Cara menggunakan:
air ramuan tersebut dalam
keadaan masih hangat
dipakai untuk mengompres
selaput lendir poros usus
(pusar) pada bayi.
Sariawan. Bahan: 1
genggam daun jambu biji, 1
potong kulit batang jambu
biji. Cara membuat: direbus
bersama dengan 2 gelas air
sampai mendidih, kemudian
disaring untuk diambil
airnya. Cara menggunakan:
diminum 2 kali sehari.
Sakit kulit. Bahan: 1
genggam daun jambu biji
yang masih muda, 7 kuntum
bunga jambu biji. Cara
membuat: ditumbuk
bersama-sama sampai halus.
Cara menggunakan: untuk
menggosok bagian kulit
yang sakit.
Obat luka baru. Bahan: 3
pucuk daun jambu biji. Cara
membuat: dikunyah sampai
lembut. Cara menggunakan:
ditempelkan pada bagian
tubuh yang luka agar tidak
mengelurkan darah terus
menerus.

Jambu biji (Psidium guajava L.)
mengandung berbagai zat gizi
yang dapat digunakan sebagai
obat.
Kandungan vitamin C jambu biji
dua kali lipat jeruk manis yang
hanya 49 mg per 100 g buah.
Vitamin C itu terkonsentrasi pada
kulit dan daging bagian luarnya
yang lunak dan tebal.
Kandungan vitamin C jambu biji
memuncak saat menjelang
matang.
Artinya 275 gram jambu biji
dapat kebutuhan harian akan
vitamin C pada tiga orang
dewasa atau dua anak-anak.
Jambu biji juga kaya serat,
khususnya pektin (serat larut air)
. Manfaat pektin antara lain
menurunkan kolesterol dengan
cara mengikat kolesterol dan
asam empedu dalam tubuh serta
membantu mengeluarkannya.
Penelitian yang dilakukan Singh
Medical Hospital and Research
Center Morrabad, India,
menunjukkan bahwa jambu biji
dapat menurunkan kadar
kolestreol total dan trigliserida
darah serta tekanan darah pada
penderita hipertensi.
Ada pun tanin yang
menimbulkan rasa sepat pada
jambu biji bermanfaat
memperlancar sistem
pencernaan dan sirkulasi darah,
serta menyerang virus. Kalium
yang terkandung pada buah ini
berfungsi meningkatkan
keteraturan denyut jantung,
mengaktifkan kontraksi otot,
mengatur pengiriman zat gizi ke
sel tubuh, serta menurunkan
kadar kolesterol total dan
tekanan darah tinggi (hipertensi).
Menurut penelitian, memakan
jambu biji 0,5-1 kg/hari selama
empat minggu, risiko terkena
sakit jantung dapat berkurang
hingga 16. persen.
Dalam jambu biji juga ditemukan
likopen, yaitu zat karotenoid
(pigmen penting dalam tanaman)
yang memiliki aktivitas
antioksidan, sehingga
bermanfaat memberikan
perlindungan pada tubuh dari
serangan beberapa jenis kanker.
Dalam jambu biji merah,
kandungan likopen ini tersedia
dalam jumlah melimpah.
Kemudian daun jambu biji yang
juga sering dimanfaatkan sebagai
obat, diketahui mengandung
tanin, eugenol (minyak asiri),
minyak lemak, damar, zat samak,
triterpinoid, dan asam apfel. Biji
jambu mengandung 14 persen
minyak atsiri, 15 persen protein,
dan 13 persen tepung.
Ragam Pemanfaatan
Menurut dokumentasi Parimin
S.P. dan PDII–LIPI, di berbagai
tempat, jambu biji lazim
digunakan sebagai pengobatan
dengan penyajian sebagai
berikut:
1. Penguat jantung, membantu
sistem pencernaan, dan
antikanker
Jus jambu biji 200 ml Jus apel 400
ml Jus melon 200 ml Madu
murni 100 cc Blender semua
bahan sampai halus kemudian
simpan di lemari pendingin.
Minum secara teratur setiap pagi
dan sore masing-masing 300 cc.
2. Demam berdarah dengue
(DBD)
Ramuan 1: Jambu biji matang
dan mengkal 3 buah dicuci
bersih. Jambu yang sudah
matang diblender sampai halus
lalu disaring sehingga diperoleh
jus jambu biji.
Jus jambu biji diminum tiga kali
sehari sampai DBD sembuh.
Buah yang mengkal dimakan
langsung bersama kulitnya. Biji
buah tidak perlu ikut dimakan.
Ramuan 2: Daun jambu biji segar
1 kg dicuci bersih, kemudian
dipotong kecil-kecil (rajang).
Blender dengan air secukupnya
hingga halus. Saring dan
endapkan, sehingga ekstrak
daun terpisah dengan air. Oven
ekstrak daun tersebut agar
tahan lama.
Cara pemakaian: - Masukkan
ekstrak ke dalam kapsul lalu
minum dua kali sehari, setiap
pagi dan sore. - Minum ekstrak
daun bersama sirop jambu biji
dengan takaran 1 sendok teh
untuk 1/2 liter sirop yang
diencerkan. Minum secara
teratur sampai keluhan sembuh.
3. Diare
Ramuan 1: Daun jambu biji 30 gr
ditambah segenggam tepung
beras direbus dengan 1-2 gelas
air. Larutan diminum 2 kali
sehari.
Ramuan 2: Tiga lembar daun
jambu biji muda segar dikunyah
dengan sedikit garam, lalu
ditelan. Lakukan sehari 2 kali.
Ramuan 3: Enam lembar daun
jambu biji dicuci bersih lalu
ditumbuk sambil diberi 1 cangkir
air matang, peras, minum airnya.
Cukup untuk diminum 2 kali
sehari. Minum air perasannya.
Lakukan setiap hari secara
teratur, sampai benar-benar
sembuh.
4. Maag
Delapan helai daun jambu biji
dicuci, rebus dengan 1,5 liter air.
Minum 3 kali sehari.
5. Disentri
Siapkan akar daun jambu biji
secukupnya dan daun jambu 10
lembar. Potong-potong akar dan
daun, cuci bersih, lalu rebus
dengan air secukupnya selama
20 menit pada suhu 90 derajat
Celsius. Saring air rebusan lalu
minum secukupnya secara
teratur sampai keluhan hilang.
6. Luka
Tiga pucuk daun jambu biji
dicuci, kunyah sampai lumat.
Tempelkan pada luka.
Kandungan astringent-nya dapat
menghentikan perdarahan.
7. Keputihan Dua genggam daun
jambu biji muda dan 7 helai
daun sirih dicuci, rebus dengan
segelas air, saring. Tunggu agak
dingin lalu minum. Cukup untuk
diminum 2 kali sehari.
8. Perut kembung pada anak
Tiga helai daun jambu biji, 2 cm
kulit batang pulasari, 5 butir
adas direbus dengan 1,5 gelas air
sampai airnya tinggal setengah,
saring. Minum 3 kali sehari. Dosis
untuk anak di bawah umur 3
tahun sesendok makan, di atas 3
tahun 2 sendok makan.
9. Sakit kulit
Ramuan 1: Segenggam daun
jambu biji muda dan 7 kuntum
bunga jambu biji dicuci,
lumatkan sampai halus.
Gosokkan pada kulit yang sakit.
Ramuan 2: Daun jambu biji segar
500 gram dipotong-potong lalu
direbus dengan air panas 90
derajat Celsius selama 20 menit.
Saring air rebusan lalu gunakan
untuk mandi selagi airnya masih
hangat. Lakukan secara teratur
sampai penyakit kulit hilang.
10. Diabetes
Satu buah jambu biji yang masih
mengkal dipotong-potong, rebus
dengan 3 gelas air hingga tinggal
1 gelas, saring. Minum 2 kali
sehari.
11. Beser (sering buang air
keci l)
Tiga pucuk daun jambu biji
dicuci, lalap dengan sedikit
garam dan merica. Makan setiap
siang dan malam selama 2 hari.
12. Sariawan
Ramuan 1: Rebus 1 genggam
daun jambu biji segar ditambah 1
jari kulit batangnya dengan 1
liter air, saring. Minum 2 kali
sehari.
Ramuan 2: Daun jambu biji
muda 2 lembar, daun sirih segar
1 lembar, daun saga segar satu
genggam dicuci sampai bersih.
Tumbuk semua bahan sampai
halus lalu tambahkan air. Peras
adonan itu lalu gunakan airnya
untuk kumur-kumur 2-3 kali
sehari.
13. Luka berdarah atau borok
di sekitar tulang
Lumatkan daun jambu biji segar,
tempelkan di tempat yang sakit.
Lakukan beberapa kali sehari.
14. Ambeien
Ramuan 1: Daun jambu biji
muda atau pucuknya dan
sebuah pisang batu dicuci, lalu
ditumbuk. Minum air
perasannya. Lakukan setiap hari
secara teratur, sampai benar-
benar sembuh.
Ramuan 2: Buah jambu biji segar
500 gram direbus menggunakan
air secukupnya hingga menjadi
cairan kental. Oleskan cairan itu
ke bagian tubuh yang sakit.

>> Back

Mesin Penghasil Uang

href=http://aji02.hexat.com">
Online : 1 visitor
Hari : 1 Minggu :1Bulan : 1 Total : 210
powered by [0051] Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.NetFree Automatic Google Backlinks - SEOwww.imang60.hexat.com Google PageRank™ Value from GoPageRank.com